Selasa, 11 Juli 2017




ANALISA ARTIKEL TENTANG MANUSIA DAN KEGELISAHAN


Ramai Isu Penculikan, Bapak Ini Resah Putrinya 6 Hari Menghilang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ramai Isu Penculikan, Bapak Ini Resah Putrinya 6 Hari Menghilang
 Nur'ayni kabur dari rumah/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Heriyanto (41) tak bisa menyembunyikan kegelisahannya sejak putri sulungnya Nurul Nur'ayni (19) kabur dari rumah 6 hari lalu. Di tengah ramainya isu penculikan anak saat ini, bapak dua anak itu khawatir putrinya menjadi korban penculikan sindikat perdagangan manusia.

Tatapan matanya kosong saat ditemui detikcom di rumahnya, Dusun/Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar, Kamis (23/3/2017). Terlihat jelas keletihan dan kegelisahan dari wajah kurus Heri, panggilan akrab pria ini. Dia kurang tidur lantaran selalu berdzikir pada malam hari memohon kepada Alloh SWT agar Nurul cepat ditemukan.

Nurul merupakan anak pertama Heri buah pernikahan dengan Rustiningsih (41). Anak sulung dari dua bersaudara itu lulus dari MAN Tambakberas Jombang tahun 2015. Sejak saat itu, Nurul menghabiskan waktunya di rumah. Kesibukannya hanya di dalam kamar bermain gadget.

Sembari menunjukkan foto Nurul di ponsel miliknya, Heri menceritakan saat terakhir gadis kelahiran Desember 1997 itu berada di rumah. Tepatnya pada Jumat (17/3) sore. Sekitar pukul 16.00 Wib, Nurul masih bersikap normal. Bahkan saat itu dia sempat masak untuk makan malam dan membuatkan kopi Heri.

"Saat itu Nurul kelihatan normal sekali, tak kelihatan kalau ada masalah. Sempat ngobrol sama saya soal rencana mengaji ke rumah saudara yang meninggal," kata Heri.

Nurul Nur'ayni kabur dari rumahNurul Nur'ayni kabur dari rumah Foto: Enggran Eko Budianto

Setelah pekerjaan rumah tuntas, kata Heri, Nurul mandi dan berganti pakaian yang tak biasa, yakni memakai jas almamater MAN Tambakberas, celana jeans abu-abu dan kerudung biru dongker. Namun, saat itu dia tak menaruh curiga. Sampai azan maghrib berkumandang, dia masih mendengar suara Nurul yang menegur adiknya agar salat dan belajar.

"Saat itu saya dan ibunya salat maghrib, tak tahu kalau Nurul pergi, dia juga tak pamit," ujarnya.

Selepas maghrib, Heri baru menyadari kalau Nurul meninggalkan rumah. Gadis yang biasa mengurung diri di dalam kamar bersama laptop dan ponsel pintar itu, menghilang tanpa pesan. Hanya ponsel, charger, uang kurang dari Rp 50 ribu dan perhiasan emas seberat 15 gram yang dibawa Nurul. Perhiasan itu selama ini tak pernah dipakai karena Nurul alergi.

"Ada yang melihat Nurul dijemput seorang pria di pos kamling (sekitar 20 meter dari rumah Heri), pria itu bawa motor, tapi tak ada yang mengingat ciri-cirinya," ungkapnya.

Berbagai upaya pencarian pun dilakukan Heri. Mulai dari mencari ke semua rumah kerabat hingga ke tempat Nurul menuntut ilmu di Ponpes Tambakberas Jombang tak membuahkan hasil. Bahkan dia telah meminta tolong ke 15 paranormal, hasilnya pun nihil.

Sementara upaya menghubungi nomor ponsel Nurul yang sempat aktif hingga Senin (20/3), tak mendapatkan respons. Panggilan dari nomor Heri, istrinya, hingga kepala desa dan polisi dialihkan, sedangkan pesan singkat (sms) tak dibalas.

"Sudah saya laporkan ke Polsek Mojoanyar Minggu (19/3), sampai saat ini belum ada kabar dari kepolisian," terangnya.


Rencana Pernikahan Nurul Terancam Gagal

Heri menuturkan, kepergian Nurul menyisakan kesedihan mendalam di keluarganya. Istrinya tak henti menangis tiap malam memikirkan nasib si buah hati. Selain itu, kaburnya Nurul juga membuat gelisah keluarga calon menantunya. Putri sulungnya itu telah dipersunting seorang pengusaha asal Desa Kintelan, Kecamatan Puri tiga tahun lalu. Resepsi pernikahan pun akan dilaksanakan 6 April 2017.

Akibat Nurul yang tak jelas keberadaannya, rencana pernikahan itu terancam berantakan. Keluarga si pria memutuskan untuk membatalkan pernikahan tersebut.

"Sepengetahuan saya selama ini hubungan Nurul sama calon suaminya tak pernah ada masalah. Itu kan pilihannya Nurul sendiri yang sudah pacaran selama 3 tahun, bahkan dia sendiri yang minta dinikahkan," jelasnya.

Namun, aroma kehadiran pihak ke tiga dalam hubungan Nurul dengan calon suaminya mulai menyeruak. Menurut Heri, putri sulungnya itu diam-diam menjalin hubungan dengan seorang pria asal Banyuwangi sejak dua bulan terkahir. Itu diketahui dari percakapan di akun facebook Nurul. Dia menduga putrinya kabur dengan pria tersebut.

"Yang memeriksa akun facebook itu calonnya Nurul sendiri. Foto pria tersebut dan akun facebook sudah kami serahkan ke polisi," cetusnya.

Kondisi ini justru membuat Heri bertambah khawatir. Bagaimana tidak, perkenalan Nurul dengan pria asal Banyuwangi itu hanya melalui dunia maya. Terlebih lagi di tengah ramainya isu penculikan anak saat ini.

"Saya tahu soal isu penculikan anak. Saya khawatir anak saya menjadi korban perdagangan manusia," tegasnya.

Setelah 6 hari kepergian Nurul, kini Heri hanya bisa pasrah dan berdoa untuk keselamatan putrinya. Dia berharap polisi segera menemukan Nurul.

"Kami ingin Nurul segera pulang, soalnya ibunya tiap hari nangis seperti orang linglung," tuturnya.

Sementara Kapolsek Mojoanyar AKP Margo Sukwandi membenarkan telah menerima laporan hilangnya Nurul. Saat ini pihaknya melakukan pencarian gadis 19 tahun tersebut.

"Upaya pencarian masih kami lakukan," tandasnya.
(fat/fat)

ANALISA :

   Berdasarkan analisis saya, kegelisahan yang dialami dalam berita diatas sangat umum untuk dialami oleh setiap orang yang mengalami suatu kondisi seperti kondisi tersebut. Jika kita mengaitkan dengan materi pembelajaran dalam mata kuliah ILMU BUDAYA DASAR tentang MANUSIA DENGAN KETIDAKPASTIAN yang menimbulkan kegelisahan dan perasaan tidak tenang. Seperti itulah yang dialami oleh Pak Heri dan keluarga setelah mengetahui putri sulungnya yang bernama Nurul tak kunjung pulang setelah meninggalkan rumah hamper seminggu lamanya. Terlebih putrinya meninggalkan rumah tanpa pesan apapun dan tengah dalam keadaan menantikan pernikahannya dengan seseorang, dan juga ia menghilang ditengah ramainya isu penculikan di beberapa daerah ditanah air. Pantaslah Pak Heru beserta keluarga sangat cemas dan gelisah.

   Namun ditengah kecemasan dan kegelisahan Pak Heru dan keluarga, mereka tetap melakukan berbagai cara untuk menemukan putrinya tersebut. Berbagai upaya pencarian pun dilakukan Heri. Mulai dari mencari ke semua rumah kerabat hingga ke tempat Nurul menuntut ilmu di Ponpes Tambakberas Jombang tak membuahkan hasil. Bahkan dia telah meminta tolong ke 15 paranormal, hasilnya pun nihil.

   Sementara upaya menghubungi nomor ponsel Nurul yang sempat aktif hingga Senin (20/3), tak mendapatkan respons. Panggilan dari nomor Heri, istrinya, hingga kepala desa dan polisi dialihkan, sedangkan pesan singkat (sms) tak dibalas. Selain itu Pak Heru dan keluarga juga telah melaporkan ke polisi, dan belum ada kabar dari pihak kepolisian.


Tidak ada sama sekalinya kabar tenang Nurul sangat menimbulkan kegelisahan yang luar biasa bagi Pak Heru dan keluarga. Untuk mengatasi kegelisahan tersebut, seperti yang telah dilakukan Pak Heru, kita hanya dapat berdzikir dan berdoa kepada Allah S.W.T. dan mengikhlaskan apapun hasil yang didapat nanti. Semoga hal ini dapat menjadi pembelajaran yang berarti bagi kita semua untuk lebih baik dan berhati-hati kedepannya.

Selasa, 09 Mei 2017

PANDANGAN HIDUP

PANDANGAN HIDUP

1.    Definisi Diri

Assalamualaikum Wr Wb

Nama saya Trilaksono Buwono Subiantoro, umur saya 19 tahun. Saat ini saya sedang menjalani pendidikan S1 Teknik Elektro di Universitas Gunadarma. Saya adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Untuk definisi secara fisik saya mempunyai tinggi +- 178cm dan berat 65kg dengan kulit sawo matang dan rambut lurus. Dan untuk definisi diri lainnya secara sifat dll akan saya jelaskan secara lebih intim di paragraph selanjutnya.

1.      Kesukaan.

Untuk kesukaan, saya memiliki cukup banyak kesukaan beberapa tahun belakangan ini. Pertama saya suka dengan beladiri, dan saya juga mengikuti beladiri jepang yaitu KEMPO dan Alhamdulillah pernah mendapatkan beberapa medali saat mengikuti beberapa kali perlombaan. Kedua saya juga suka dengan handlettering, typography, calligraphy dan semacamnya, dan Alhamdulillah setelah menggeluti dunia tersebut selama kurang lebih satu tahun, saya dapat mengais rezeki dari bidang tersebut. Ketiga saya juga suka dengan fashion dan sneakers, meskipun belum berkesempatan untuk mengoleksi tetapi saya selalu mengikuti perkembangannya. Dan terakhir saya suka sekali nongkrong di berbagai tempat. Karena dengan nongkrong atau bergaul di berbagai tempat kita bisa mengenal berbagai macam orang, dan mendapat pengalaman serta pelajaran yang tidak akan pernah kita dapatkan di pendidikan formal.

2.      Sifat.

Bila membicarakan sifat saya sendiri mungkin saya tidak bisa mendetail karena ini hanya penilaian terhadap diri saya sendiri. Menurut saya, saya itu moody dalam banyak hal, kadang semangat untuk melakukan sesuatu, dan kadang sangat malas. Lalu saya juga bisa dibilang cukup visioner, karena tiap saya ingin melakukan sesuatu saya selalu memikirkan jauh kedepan agar tidak kaget apabila suatu hal terjadi terhadap rencana saya. Selain itu juga kadang saya tidak mengontrol emosi dan berlebihan dalam bercanda dengan teman, pacar maupun keluarga. Dan juga saya bisa dibilang cukup mudah berbaur dengan orang-orang yang baru saya kenal. Mungkin itu saja yang saya dapat saya sampaikan, mungkin teman-teman atau orang disekitar saya dapat lebih banyak mendeskripsikan tentang sifat saya.

3.      Keinginan.

·         Karena saya tidak mendapat kesempatan untuk berkuliah di PTN, maka saya berkeinginan untuk berkuliah dengan baik di swasta dan mendapatkan IPK tinggi serta ilmu yang berguna dan dapat dipertanggung jawabkan untuk bersaing dengan lulusan PTN dan PTS diluar sana.
·         Saya ingin melanjutkan kuliah di luar negeri dan bila berkesempatan ingin juga bekerja diluar negeri. Untuk mendapatkan pengalaman dan membandingkan metode yang dipakai, sehingga saya dapat mengetahui apa saja kekurangan dari metode yang dipakai di negeri kita.
·         Saya ingin bekerja di perusahaan-perusahaan migas ternama seperti chevron, schlumberger dll atau di perusahaan IT maupun start up online ternama seperti google dll.
·         Setelah meraih bekal yang cukup, saya ingin menjadi pengusaha sukses.
·         Saya ingin membahagiakan kedua orang tua dan anggota keluarga saya yang lainnya dan mewujudkan harapan mereka.

4.      Harapan.

Saya berharap pada Allah SWT agar diberi kesehatan selalu, diberi rezeki yang cukup dan kesadaran untuk membaginya pada yang membutuhkan, diberi dan direstui dengan jodoh yang terbaik dan dimudahkan serta dilancarkan dalam menjalankan segala sesuatu di dunia untuk memenuhi rukun iman dan rukun islam. Dan juga diingatkan untuk selalu bersyukur terhadap nikmat yang telat diberikanNya.

5.      Cita-cita.

·         Yang telah dicapai.
Cita-cita yang terlah saya capai sampai saat ini yaitu masuk SMAN 3 BEKASI, meraih medali emas saat perlombaan beladiri KEMPO, menjadikan hobi (handlettering) sebagai ladang penghasilan, dan mendapat IP yang memuaskan saat semester 1 kemarin.
·         Yang akan dicapai.
o   Mempertahankan IP yang tinggi.
o   Mengembangkan peluang untuk mendapat penghasilan yang lebih besar dari hobi saya.
o   Lulus kuliah dengan IP tinggi.
o   Memiliki jabatan tinggi di sebuah perusahaan.
o   Bekerja di perusahaan migas.
o   Bekerja di perusahaan IT ternama.
o   Menjadi pengusaha sukses.
o   Menjadi anak/suami/ayah yang membanggakan dan bertanggung jawab agar menjadi keluarga yang sakinah mawadah warrahmah.
o   Membahagiakan dan memberangkatkan haji kedua orang tua.


Wassalaualaikum Wr Wb.

Selasa, 18 April 2017

HUBUNGAN-HUBUNGAN MANUSIA

A. MANUSIA DENGAN CINTA KASIH
      
       Menurut kamus umum bahasa indonesia karya w.j.s. poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka(kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tetarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka(sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
      
     Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
       
     Cinta memiliki tiga tingkatan, yaitu tinggi, menengah dan rendah.
  • Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada tuhan.
  • Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orangtua, anak, saudara, istri atau suami dan kerabat.
  • Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.

Menurut ibnu al-arabi
Mari kita simak pendapat Ibnu al-arabi (tokoh filosofo islam) mengenai rasa cinta. Ibnu al-araby membagi cinta pada 3 tingkatan, yaitu:

1.Cinta Natural. cinta ini bersifat subjektif, kita lebih mementingkan keuntungan diri sendiri. .

2.Cinta Supranatural. Cinta ini brsifat objektif, tanpa pamrih.

3.Cinta Ilahi. Inilah kesempurnaan dari rasa cinta.

Menurut KANG ZAIN
1. Cinta berbasis Shodr (lapisan hati luar)
2. Cinta berbasis Qolbu (lapisan hati tengah)
3. Cinta berbasis Fuad (lapisan hati dalam)

Triangular Theory of Love
Di dalam teori ini, cinta digambarkan memiliki tiga elemen/komponen yang berbeda, yaitu : keintiman (intimacy), gairah/nafsu (passion), dan kesepakatan/komitmen (commitment). Teori ini dikemukakan oleh Robert Sternberg – seorang ahli psikologi. Berdasarkan “Triangular Theory of Love” disebutkan beberapa bentuk-bentuk (wajah) cinta, yaitu :

1.       Menyukai (liking) atau pertemanan karib (friendship), yang cuma memiliki elemen intimacy.

2.       Tergila-gila (infatuation) atau pengidolaan (limerence), hanya memiliki elemen passion. .

3.       Cinta hampa (empty love), dengan elemen tunggal commitment di dalamnya.

4.       Cinta romantis (romantic love). Cinta jenis ini memiliki ikatan emosi dan fisik yang kuat (intimacy) melalui dorongan passion.

5.       Cinta persahabatan sejati (companionate love). Didapatkan pada hubungan yang telah kehilangan passion tetapi masih memiliki perhatian dan intimacy yang dalam serta commitment.

6.       Cinta semu (fatuous love), bercirikan adanya masa pacaran dan pernikahan yang sangat bergelora dan meledak-ledak (digambarkan “seperti angin puyuh”), commitment terjadi terutama karena dilandasi oleh passion, tanpa adanya pengaruh intimacy sebagai penyeimbang.

7.       Cinta sempurna (consummate love), adalah bentuk yang paling lengkap dari cinta.

8.       Non Love, adalah suatu hubungan yang tidak terdapat satupun dari ketiga unsur tersebut. hanya ada interaksi namun tidak ada gairah, komitmen, ataupun rasa suka.


B. MANUSIA DENGAN KEINDAHAN

Pengertian Keindahan
Keindahan berasal dari kata indah, yang artinya adalah bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah adalah segala hasil seni meskipun tidak semua hasil seni indah, pemandangan alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga), Manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh) Keindahan adalah identik dengan kebenaran atau kenyataan.
Menurut The Liang Gie dalam bukunya ‘Garis Besar Estetik’
Kata-kata indah berasal dari bahasa latin “bellum”. Akar Katanya adalah “bonum” yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi “bonellum” dan terakhir dipendekan sehingga ditulis “bellum”.
Manusia setiap waktu memperindah diri, pakaian, rumah, kendaraan, dan sebagainya agar segalanya tampak mempesona dan menyenangkan bagi yang melihatnya. Semua ini menunjukan betapa manusia sangat gandrung dan mencintai keindahan. Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai sesuatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa inggris sering dipergunakan
istilah “beauty” (keindahan) dan” the beautiful” (benda atau hal indah)

Ada beberapa alasan mengapa manusia menciptakan keindahan, yaitu sebagai berikut:

1. Tata nilai yang telah using Tata nilai yang terjelma dalam adat istiadat ada yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan, sehingga dirasakan sebagai hambatan yang merugikan dan mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan, misalnya kawin paksa, pingitan, derajad wanita lebih rendah dari derajad laki-laki..

2. Kemerosotan Zaman Keadaan yang merendahkan derajad dan nilai kemanusiaan ditandai dengan kemerosotan moral. Kemerosotan moral dapat diketahui dari tingkah laku dan perbuatan manusia yang bejad terutama dari segi kebutuhan seksual. Kebutuhan seksual ini dipenuhinya tanpa menghiraukan ketentuan-ketentuan hukum agama, dan moral masyarakat.

3. Penderitaan Manusia Banyak faktor yang membuat manusia itu menderita. Tetapi yang paling menentukan ialah faktor manusia itu sendiri. Manusialah yang membuat orang menderita sebagai akibat nafsu ingin berkuasa, serakah,.


D. Cara-Cara Menentukan Keindahan

1.Renungan Renungan berasal dari kata renunag, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam.

2.Keserasian Keserasian berasal dari kata serasi-serasi dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai, atau kena benar.

3. Kehalusan Kehalusan berasal dari kata halus artinya tidak kasar (perbuatan) lembut, sopan, baik (budi bahasa), beradab.

4. Kontemplasi Suatu proses bermeditasi, merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai makna, manfaat, dan tujuan, atau niat hasil penciptaan.


C. MANUSIA DENGAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan susuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat lahir atau batin atau lahir batin.

Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya.Siksaan atau  penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan  penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai  penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan  pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk  mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah.Arti siksaan, siksaan berupa jasmani dan rohani bersifat psikis, kebimbangan, kesepian, ketakutan.
Siksaan Yang Sifatnya Psikis :

Kebimbangan.
memiliki arti tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan dipilih.

Kesepian.
merupakan rasa sepi yang dia alami pada dirinya sendiri / jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.

Ketakutan.
adalah sebuah sesuatu yang tidak dinginkan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar


Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi menjadi 2 bagian sebagai berikut :

Nasip buruk
penderitaan ini karenakan perbuatan buruk manusia yang dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan alam sekitarnya. Perbedaan nasip  buruk dan takdir adalah jika takdir di tentukan oleh tuhan sedangkan nasib  buruk penyebabnya Karena ulah manusia itu sendiri. Contohnya : penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan. Namun dengan kesabaran dan tawakal dan optimise merupakan usaha manusia untuk mengatasi  penderitaan tersebut.

Kehilangan orang tua,
setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang  paling sering kita jumpa dan sangat sedih tentunya .tapi kesedihan Karena  penderitaan diharapkan tidak berlarut larut karena semua manusia yang hidup  pasti akan kembali kepada tuhannya.

Kemiskinan 
banyak orang yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak  pernah cukup dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena kan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh tuhan.

Penderitaan dan sebab-sebabnya


  • Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia. Penderitaan ini menyangkut tentang manusia dan lingkungan sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia hingga menjadi nasib baik. Dengan kata lain manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Tetapi kalau takdir Allah yang menentukan kita hanya  bisa menerima, sedangkan nasib buruk itu manusia sebagai penyebabnya. Maka dari itu manusia dituntut untuk berusaha untuk mendapatkan kehidupan sebaik  baiknya dengan cara yang baik pula.
  • Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan. Ini merupakan kehendak allah, tapi dalam hal inipun manusia masih dapat  berusaha yaitu dengan kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat berupa usaha manusia mengatasi penderitaan itu. Pengaruh penderitaan

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan dapat pengaruh yang berbeda dari dalam dan luar dirinya. Diantaranya adalah sikap positif dan negatif:

Sikap positif : sikap optimis mengatasi penderitaan hidup bahwa hidup bukan sebuah penderitaan yang panjang untuk dia dan disekitarnya sendiri.

Sikap negatif : penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin


D. MANUSIA DAN KEADILAN

     Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang  antara hak dan kewajiban. Jadi, keadilan pada pokoknya terletak peda keseimbangan atau keharmonisan antara menuntut hak dan menjalankan kewajiban (Suyadi, 1986).

Batasan adil menurut “Ensiklopedi Indonesia” yaitu:
  • Tidak berat sebelah atau tidak memihak kesalah satu pihak
  • Memberikan sesuatu kepada setiap orang sesuai dengan hak yang harus diperolehnya.
  • Mengetahui hak dan kewajiban, mengerti mana yang benar dan mana yang salah, bertindak jujur dan tepat menurut peraturan atau syarat dan rukun yang telah di tetapkan. Tidak sewenang-wenang dan tidak maksiat atau berbuat dosa.

Ditinjau dari bentuk ataupun sifat-sifatnya, keadilan dapat di kelompokkan menjadi 3 jenis:

1. Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya.

2. Keadilan Distributif
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan secara tidak sama.

3. Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.

Kejujuran dan kebenaran :
  • Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuatu dengan hati nuraninya apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada.
  • Kebenaran atau benar dalam arti moral berarti tidak palsu, tidak munafik, yakni bila perkataannya sesuai dengan kayakinan batinnya atau hatinya.

PUISI-PUISI :

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Cinta..
Satu kata berjuta rasa..
Satu kata berjuta kisah..
Satu kata berjuta harapan..

Cinta...
Menyatukan hati..
Menyatukan pikiran..
Menyatukan kehidupan...

MANUSIA DAN KEINDAHAN

indah..
Tak harus mewah..
Tak harus megah..
Tak perlu susah..

Indah..
Indah adalah kesederhanaan..
Sesederhana rasa bersyukur..
Kepada Tuhan Yang Maha Esa..

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Derita..
Mematahkan semangat...
Mematahkan harapan...
Membuat keputus asaan...

Derita...
Menyadarkan kita dari kesombongan..
Menyadarkan kita dari keangkuhan..
Demi menjadi pribadi yang mulia...

MANUSIA DAN KEADILAN

Keadilan..
Kau begitu mahal...
Kau begitu langka...
Namun begitu sering dipermainkan...

Keadilan...
Tidak datang pada yang membutuhkan..
Dinodai oleh orang-orang dengan jabatan...
Namun kami berjuang agar engkau dapat ditegakkan...

SUMBER : 
  • https://docs.google.com/document/d/19pdlXbwv0eoHzIqal1I8zNmYz8Ed-jbiRxezLCZjQMA/mobilebasic?hl=in
  • https://www.academia.edu/13113410/IBD_Hubungan_Manusia_dengan_Keindahan
  • https://www.academia.edu/8334037/ILMU_BUDAYA_DASAR_MANUSIA_DAN_PENDERITAAN
  • karina_jayanti.staff.gunadarma.ac.id

Selasa, 14 Maret 2017

Rangkuman Ilmu Budaya Dasar

Pengertian, Latar belakang, dan Tujuan Mempelajari Ilmu Budaya Dasar

Mata kuliah ilmu budaya dasar adalah suatu usaha pendidikan yang memusatkan perhatian pada pengembangan pemikiran dan perasaanmahasiswa berkenaan dengan gejala-gejala budaya serta hakekat dan harkat manusia.
Setelah mempelajari Ilmu Budaya Dasar (IBD), mahasiswa diharapkan dapat memperlihatkan :
  • ·         Minat dan kebiasaan yang menyelidiki apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya maupun di luar lingkungannya.
  •      Adanya kesadaran akan nilai yang dianut serta bagaimana menghubunkan nilai-nilai yang dianut dalam kehidupan sehari-hari.
  •      Kerelaan memikrrkan kembali dengan nilai-nilai terbuka yang dianutnya untuk apakah dia secara berdiri sebdiri dapat membenarkan nilai-nilai tersebut dalam dirinya sendiri.
  •      Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasakannya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.


Latar belakang mempelajari Ilmu Budaya Dasar :

Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar-dasar kebudayaan manusia, secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dalam kebudayaan itu sendirin, namun perlu kita tahu bahwa istilah Ilmu Budaya Dasar pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah "Basic Humanitiesm" yang berasal dari istilah bahasa inggris"The Humanities" yang berasal dari bahasa latin hummus yang artinya manusia, berbudaya dan halus.

          Dengan mempelajari The Humanities diharapkan seseorang atau manusia akan bisa menjadi lebih manusiawi , lebih berbudaya dan lebih halus. Bisa dikatakan bahwa The Humanities berkaitan dengan nilai-nilai mahasiswa sebagai homo humanus atau manusia berbudaya , agar manusia menjadi humanus mereka harus mempelajari ilmu yaitu The Humanities disamping tidak melupakan tanggung jawab mereka sebagai manusia itu sendiri, Ilmu Budaya Dasar tentu berbeda dengan Pengetahuan Budaya. Pengetahuan Budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai makhluk berbudaya ( homo humanus) , sedangkan Ilmu Budaya Dasar bukan ilmu tentang budaya , melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
     
 Pembelajaran tentang Ilmu Budaya Dasar itu sangat perlu, supaya kelak bisa menjadi pribadi yang mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan serta adanya interelasi antara intelektual masing – masing pribadi lebih bersikap positif bagi pembangunan bangsa. Pembelajaran ini sangat bagus untuk diberikan di perguruan tinggi supaya mahasiswa dapat memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia pada umumnya dan menimbulkan minat mendalaminya kebih lanjut agar mahasiswa tersebut diharapkan dapat mendukung dan mengembangkan kebudayaan sendiri dengan kreatif.

Latar belakang diberikannya mata kuliah Ilmu Budaya Dasar ini, selain melihat konteks budaya Indonesia, sesuai juga dengan program pendidikan di Perguruan Tinggi, dalam rangka menyempurnakan pembentukan sarjana

Adapun tujuan mahasiswa mempelajari dari mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai berikut :
  • ·         Agar mahasiswa lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusiaandan budaya serta lebih bertanggung jawab terhadap masalah tersebut.
  •    Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat menghormati serta simpati terhadap nilai-nilai lain yang hidup pada masyarakat.
  •        Mengembangkan daya kritis terhadap persoalan kemanusiaan dan daya kebudayaan.
  •       Mendukung dan mengembangkan kebudayaan dengan sendiri dengan kreatif
  •       Tidak terjerumus kepada sifat kedaerahan dan pengkotakan displin ilmu
  •       Agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun
  •      Agar dapat memenuhi tuntutan dari Tri Darma Perguruan Tinggi, khususnya Darma Pendidikan.



Manusia dan Hubungannya Dengan Kebudayaan

Tuntutan kodrat pribadi manusia sendiri mencapai kemanusiaan yang penuh dan sejati melalui kebudayaan, sebab tanpa kebudayaan ia mahluk yang tak berdaya jadi korban dari keadaannya yang tidak lengkap dengan dan naluri-nalurinya yang tidak terpadu.

Manusia menciptakan kebudayaan sebaliknya juga manusia diciptakan oleh kebudayaan. Mahluk yang lahir di dunia ini belum dikatakan manusi, melainkan harus dijadikan manusia. Manusia menjadi manusia oleh karena kebudayaan yaitu system pendidikan, bahasa tata sopan santun, adapt istiadat, agama dan lain-lain.Selain kebudayaan menghasilkan manusia, kebudayaan juga menghasilkan manusia tertentu, misalnya kebudayaan Batak menghasilkan orang Batak.


Hubungan Ilmu Budaya Dasar, Manusia, dan Kesusastraan

Pengertian Kesusastraan Secara morfologis kata kesusastraan, yang lebih sering hanya disebut sastra, dapat diuraikan atas konfiks ke-an yang berarti ‘semua yang berkaitan dengan prefiks su ‘baik, indah, berguna’ dan bentuk dasar sastra yang berarti ‘kata, tulisan, ilmu’.Jadi, menurut uraian di atas kesusastraan adalah semua yang berkaitan dengan tulisan yang indah. Sedang menurut arti istilah, kesusastraan atau sastra ialah cabang seni yang menggunakan bahasa sebagai medium. Pengertian Ilmu Budaya Ilmu Budaya dasar mengajarkan pembelajaran mengenai konsep-konsep kehidupan dan budaya manusia , sedangkan kesusastraan adalah penguraian atas konflik yang digunakan untuk mencapai suatu hasil yang dikatakan bahwa keindahan atau nilai estetis suatu cipta sastra timbul karena adanya keserasian, kesepadanan, atau keharmonisan antara isi.jadi intinya kesusastraan membuat pencerahan atas konflik mengenai konsep konsep kehidupan dan budaya manusia dengan membawa nilai estetis yang baik dan menimbulkan keserasian bersama.Namun Ilmu Budaya Dasar (yang dahulu di sebut sebagai Basic Humanities) berasal dari bahasa latin yang di sebut dengan “humanus”, yang memiliki arti manusiawi, berbudaya, dan halus. Pada umumnya, humanities mencakup filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya (sejarah, sastra, dll), maka dari itu humanities menjadi ilmu kemanusiaan dan kebudayaan. Pendekatan Kesusastraan Sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan, kitab-kitab suci, surat-surat, undang-undang, dan sebagainya.

Sastra dalam arti khusus yang digunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia. Jadi, pengertian sastra sebagai hasil budaya dapat diartikan sebagai bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang lahir dari perasaan dan pemikirannya. Secara morfologis, kesusastraan dibentuk dari dua kata, yaitu su dan sastra dengan mendapat imbuhan ke- dan -an. Kata su berarti baik atau bagus, sastra berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa, bentuk, maupun isinya. Ada tiga hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra, dan karya sastra. Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra. Ilmu sastra sebagai salah satu aspek kegiatan sastra meliputi hal-hal berikut. Teori sastra, yaitu cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang asas-asas, hukum-hukum, prinsip dasar sastra, seperti struktur, sifat-sifat, jenis-jenis, serta sistem sastra. Sejarah sastra, yaitu ilmu yang mempelajari sastra sejak timbulnya hingga perkembangan yang terbaru. Kritik sastra, yaitu ilmu yang mempelajari karya sastra dengan memberikan pertimbangan dan penilaian terhadap karya sastra. Kritik sastra dikenal juga dengan nama telaah sastra. Filologi, yaitu cabang ilmu sastra yang meneliti segi kebudayaan untuk mengenal tata nilai, sikap hidup, dan semacamnya dari masyarakat yang memiliki karya sastra. Keempat cabang ilmu tersebut tentunya mempunyai keterkaitan satu sama lain dalam rangka memahami sastra secara keseluruhan. Teori sastra adalah asas-asas dan prinsip-prinsip dasar mengenai sastra dan kesusastraan. Seni sastra adalah proses kreatif menciptakan karya seni dengan bahasa yang baik, seperti puisi, cerpen/novel, atau drama. Karya sastra pada dasarnya adalah sebagai alat komunikasi antara sastrawan dan masyarakat pembacanya. Karya sastra selalu berisi pemikiran, gagasan, kisahan, dan amanat yang dikomunikasikan kepada pembaca. Untuk menangkap ini, pembaca harus mampu mengapresiasikannya. Pengetahuan tentang pengertian sastra belum lengkap bila belum tahu manfaatnya.

Horatius mengatakan bahwa manfaat sastra itu berguna dan menyenangkan. Secara lebih jelas dapat dijelaskan sebagai berikut :

1.       Karya sastra dapat membawa pembaca terhibur melalui berbagai kisahan yang disajikan pengarang mengenai kehidupan yang ditampilkan. Pembaca akan memperoleh pengalaman batin dari berbagai tafsiran terhadap kisah yang disajikan.
2.      Karya sastra dapat memperkaya jiwa/emosi pembacanya melalui pengalaman hidup para tokoh dalam karya.
3.      Karya sastra dapat memperkaya pengetahuan intelektual pembaca dari gagasan, pemikiran, cita-cita, serta kehidupan masyarakat yang digambarkan dalam karya.
4.      Karya sastra mengandung unsur pendidikan. Di dalam karya sastra terdapat nilai-nilai tradisi budaya bangsa dari generasi ke generasi. Karya sastra dapat digunakan untuk menjadi sarana penyampaian ajaran-ajaran yang bermanfaat bagi pembacanya.
5.      Karya sastra dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan atau penelitian tentang keadaan sosial budaya masyarakat yang digambarkan dalam karya sastra tersebut dalam waktu tertentu. Menurut Koentjaraningrat sebagaimana dikutip Abdul Chaer dan Leonie dalam bukunya Sosiolinguistik bahwa bahasa bagian dari kebudayaan. Jadi, hubungan antara bahasa dan kebudayaan merupakan hubungan yang subordinatif, di mana bahasa berada dibawah lingkup kebudayaan. Namun pendapat lain ada yang mengatakan bahwa bahasa dan kebudayaan mempunyai hubungan yang koordinatif, yakni hubungan yang sederajat, yang kedudukannya sama tinggi. Masinambouw menyebutkan bahwa bahasa dan kebudayaan merupakan dua sistem yang melekat pada manusia. Kalau kebudayaan itu adalah sistem yang mengatur interaksi manusia di dalam masyarakat, maka kebahasaan adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai sarana berlangsungnya interaksi itu. Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi-materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni. Budaya Indonesia sanagat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya.

Sumber Materi :

Selasa, 24 Januari 2017

ANALISA INTEGRASI SOSIAL.

1.      KAMBOJA

Kerajaan Kamboja atau Kamboja adalah sebuah negara berbentuk monarki konstitusional di Asia Tenggara. Negara ini merupakan penerus Kekaisaran Khmer yang pernah menguasai seluruh Semenanjung Indochina antara abad ke-11 dan 14. Nama resmi negara ini dalam bahasa Indonesia adalah Kerajaan Kamboja (Bahasa Inggris: Kingdom of Cambodia), merupakan hasil terjemahan dari bahasa Khmer Preăh Réachéanachâk Kâmpŭchéa. Sering disingkat menjadi Kampuchea (Bahasa Khmer: កម្ពុជា). Kata Kampuchea berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu Kambuja.

Kamboja merupakan negara yang berpenduduk nomor dua terkecil di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk sekitar 10 juta jiwa. Mayoritas negara-negara lainnya di Asia Tenggara memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih banyak daripada Kamboja, seperti : Indonesia dengan 210 juta jiwa, Vietnam dengan 80 juta jiwa, Philipina dengan 73 juta jiwa, Thailand dengan 64 juta jiwa, Myanmar 50 juta jiwa dan Malaysia 19.9 juta jiwa. Hanya Laos yang memiliki jumlah penduduk yang kecil dengan hanya 5.5 juta jiwa. Dengan perbandingan, Singapura memiliki jumlah penduduk sekitar 3.4 juta jiwa.Pada tahun 1975,

Selama empat tahun masa kekuasaan dari Khmer merah, jumlah penduduk menurun drastis menjadi hanya 6 juta jiwa, banyak dari mereka yang di bunuh oleh khmer merah tetapi ada juga yang kelaparan dan ada pula yang bermigrasi dalam jumlah yang cukup besar, terutama orang-orang dari etnik Vietnam.Kelompok penduduk yang dominan di Kamboja adalah dari etnik Khmer, sekitar 85 % dari jumlah keseluruhan penduduk kamboja. Sisanya adalah orang dari etnik Vietnam, lalu diikuti oleh orang-orang dari etnik Cina, dan sekitar 100.000 muslim Cham, serta yang terakhir adalah beberapa dari suku primitif.

Agama Buddha Theravada adalah agama resmi di Kamboja, dengan jumlah pemeluk sekitar 95% dari total penduduk. Terdapat 4.392 wihara di kamboja .Agama terbesar kedua adalah Islam yang merupakan etnis Chams dan Melayu. Mereka kebanyakan tinggal di Provinsi Kampong Cham. Terdapat 300.000 warga Muslim di negara ini. Satu persen penduduk Kamboja memeluk agama Kristen, dengan yang terbesar adalah Kristen Katolik diikuti dengan Kristen Protestan. Terdapat sekitar 20.000 penduduk beragama Katolik di Kamboja dan merupakan 0,15% dari seluruh penduduk Kamboja. Agama Buddha Mahayana adalah agama yang mayoritar dipeluk oleh warga Tionghoa dan orang Vietnam di Kamboja.

Angka harapan hidup adalah 60 tahun untuk laki-laki dan 65 tahun untuk perempuan pada tahun 2010. Ini meningkat dari angka harapan hidup pada tahun 1999 yaitu 49,8 tahun untuk laki-laki dan 46,8 tahun untuk perempuan. Pemerintah Kerajaan Kamboja berencana untuk meningkatkan kualitas kesehatan di negaranya dengan menanggulangi HIV/AIDS, malaria, dan wabah lainnya. Anggaran yang dikeluarkan untuk kesehatan adalah 5,8%.

Budaya di Kamboja sangatlah dipengaruhi oleh agama Buddha Theravada. Diantaranya dengan dibangunnya Angkor Wat. Kamboja juga memiliki atraksi budaya yang lain, seperti, Festival Bonn OmTeuk, yaitu festival balap perahu nasional yang diadakan setiap November. Rakyat Kamboja juga menyukai sepak bola. Tarian Kamboja dibagi menjadi tiga kategori: tarian klasik Khmer, tarian rakyat, dan tarian sosial.


ANALISIS :

            Kehidupan masyarakat di Kamboja saat ini dirasa sudah cukup baik, bisa dibilang seperti itu karena jarangnya / tidak pernahnya kita mendengar berita2 internasional yg buruk tentang kamboja. Dan jika kita perhatikan angka harapan hidup sepertinya sudah cukup, namun jika dibandingkan dengan angka harapan hidup negara2 lain sepertinya masih kurang. Untuk meningkatkan angka harapan hidup saya rasa mereka harus meningkatkan terlebih dahulu persentase anggaran untuk kesehatan.
            Seperi yang kita tahu, agama mayoritas di Kamboja adalah agama Buddha. Selain itu terdapat juga pemeluk agama2 lain disana seperti Islam, Kristen dan Hindu. Namun biarpun Buddha adalah agama mayoritas disana, jarang terdengar isu2 diskriminasi dan rasisme disana. Sehingga kita dapat beranggapan bahwa toleransi beragama disana cukup baik. Dan dapat disimpulkan bahwa integrasi social/ keserasian social dinegara ini sangat baik karena dengan banyaknya perbedaan di masyarakat tetapi mereka tetap hidup rukun.

2.      BHUTAN

Bhutan adalah sebuah negara kecil di Asia Selatan yang berbentuk Kerajaan dan dikenal dengan Negeri Naga Guntur. Wilayahnya terhimpit antara India dan Republik Rakyat Tiongkok. Nama lokal negara ini adalah Druk Yul, artinya "Negara Naga". Gambar naga pun didapati di benderanya dan lambang negaranya.

Pemerintahan yang dijalankan dengan kekuasaan monarki absolut berakhir ketika konstitusi baru dan pemilihan perdana menteri dilaksanakan. Raja Jigme Singye Wangchuck yang memimpin sejak tahun 1972 mengumumkan menggelar pemilu tahun 2008, sekaligus turun tahta. Pengumuman disampaikan di hadapan 8.000 penggembala hewan yak, biksu, petani, dan siswa pedesaan pada 18 Desember 2005. Pengumuman disebarkan melalui harian Kuensel. Sebelumnya, raja memperkenalkan rancangan konstitusi dan menyatakan pensiun pada usia 65 tahun. Atas ide ini, sebagian rakyat tidak sependapat karena khawatir terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), namun pada tahun 2006 sang raja mengundurkan diri dan digantikan oleh puterandanya.

Penduduk Bhutan, pernah diperkirakan beberapa juta, telah dikurangi oleh pemerintah Bhutan hingga 750,000, setelah sebuah sensus di awal 1990-an. Sebuah sesnsus lanjutan yang dilakukan pada Juni 2005 mengurangi jumlah penduduk lebih lanjut dari 672.425 [3]. Pemerintah belum pernah meluncurkan rincian demografis jumlah penduduk kini. Kebanyakan orang percaya bahwa penduduknya sengaja terbumbung pada 1990-an karena persepsi lebih awal bahwa bangsa dengan berpenduduk kurang dari sejuta takkan diakui oleh PBB. Karena itu jumlah penduduk PBB lebih tinggi daripada jumlah yang disediakan oleh pemerintah. CIA World Factbook memberikan jumlah penduduk 2.279.723 (dari Juli 2006) yang juga mencatat bahwa beberapa perkiraan kurang dari 810.000.

Kepadatan penduduk, 45 km persegi (117/mil. persegi), membuat Bhutan negeri paling jarang pendudunya di Asia. Sekitar 20% penduduknya tinggal di wilayah perkotaan yang terdiri atas kota-kota kecil sepanjang lembah tengah dan perbatasan selatan. Persentase ini berkembang pesat karena langkah untuk migrasi perkotaan telah diambil. Kota terbesar ialah Thimphu, ibukota, yang berpenduduk 50.000. Daerah perkotaan lain berpenduduk padat adalah Paro dan Phuentsholing.



Di antara orang Bhurtan, beberapa kelompok etnis penting diistimewakan. Kelompok dominan adalah Ngalop, sekelompok penganut Buddha yang tinggal di bagian barat negeri ini. Budaya mereka berkaitan erat dengan budaya Tibet. Begitupun Sharchop ("Orang Timur"), yang dikaitkan dengan bagian timur Bhutan (namun secara tradisional mengikuti Nyingmapa daripada bentuk Drukpa Kagyu yang resmi dari Agama Buddha Tibet). Kedua kelompok itu disebut orang Bhutan. 15% sisanya adalh etnis Nepal, sebagian besar Hindu.

Bahasa nasional adalah Dzongkha, salah satu dari 53 bahasa dalam keluarga bahasa Tibet. Tulisannya, disebut Chhokey ("Bahasa Dharma"), identik dengan tulisan Tibet. Pemerintah mengelompokkan 19 bahasa-bahasa terkait di sana sebagai dialek bahasa Dzongkha. Lepcha diucapkan di barat Bhutan; Tshangla, kerabat dekat Dzongkha, diucapkan meluas di bagian timur. Khengkha diucapkan di tengah Bhutan. bahasa Nepal diucapkan meluas di selatan. Di sekolah bahasa Inggris ialah media instruksi dan Dzongkha diajarkan sebagai bahasa resmi. Ethnologue mendaftarkan 24 bahasa yang kini diucapkan di Bhutan, semuanya dari keluarga Tibet-Burma, kecuali Nepal, sebuah bahasa Indo-Arya. Bahasa-bahasa di Bhutan tetap tak terciri dengan baik, dan beberapa buah belum tercatat dalam tatabahasa akademis. Bahasa Inggris juga punya kedudukan resmi kini.

Tingkat melek huruf hanya 42,2% (56,2% pria dan 28,1% wanita). Orang berusia 14 dan yang lebih muda menyusun 39,1%, sedangkan orang berusia 15 dan 59 menyusun 56,9%, dan yang di atas 60 hanya 4%. Negeri ini memiliki usia rata-rata 20,4 tahun. Bhutan memiliki harapan hidup 62,2 tahun (61 untuk pria dan wanita 64,5) menurut data terakhir dari Bank Dunia. Ada 1.070 pria dari setiap 1.000 wanita di negeri ini.

ANALISIS :

            Integrasi sosial / keserasian masyarakat di Bhuta bisa dibilang kurang baik. Karena dengan terdapatnya beberapa etnis, ras, dan agama. Terdapat beberapa etnis yang mendominasi Negara tersebut yang mungkin kelak akan mengakibatkan isu rasisme dan diskriminasi pada kehidupan sosial di Negara tersebut. Dan untuk kehidupan warganya apabila kita lihat tingkat melek huruf sangatlah rendah yang mungkin terjadi karena belum meratanya pendidikan / belum adanya kampanye pentingnya pendidikan di Negara tersebut. Serta untuk angka harapan hidup Bhutan sudah memiliki data yang cukup baik jika dibandingkan dengan kamboja.

3.      INDIA

            Republik India (bahasa Hindi: भारत गणराज्य; Bhārat Gaṇarājya) adalah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia, dengan populasi lebih dari satu miliar jiwa, dan adalah negara terbesar ketujuh berdasarkan ukuran wilayah geografis. Jumlah penduduk India tumbuh pesat sejak pertengahan 1980-an. Ekonomi India adalah terbesar keempat di dunia dalam PDB, diukur dari segi paritas daya beli (PPP), dan salah satu pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. India, negara dengan sistem demokrasi liberal terbesar di dunia, juga telah muncul sebagai kekuatan regional yang penting, memiliki kekuatan militer terbesar, dan memiliki kemampuan senjata nuklir.


Terletak di Asia Selatan dengan garis pantai sepanjang 7.000 km, dan bagian dari anak benua India, India merupakan bagian dari rute perdagangan penting, dan bersejarah. Dia membagi perbatasan dengan Pakistan, Republik Rakyat Tiongkok, Myanmar. Bangladesh, Nepal, Bhutan, dan Afganistan. Sri Lanka, Maladewa, dan Indonesia adalah negara kepulauan yang bersebelahan.

India adalah letak dari peradaban kuno seperti Peradaban Lembah Sungai Indus dan merupakan tempat kelahiran dari empat agama utama dunia: Hindu, Buddha, Jainisme, dan Sikhisme. Negara ini merupakan bagian dari Britania Raya sebelum meraih kemerdekaan pada 1947.

Kebudayaan India penuh dengan sinkretisme[4], dan pluralisme budaya.[5] Kebudayaan ini terus menyerap adat istiadat, tradisi, dan pemikiran dari penjajah, dan imigran sambil terus mempertahankan tradisi yang sudah mapan, dan menyebarluaskan budaya India ke tempat-tempat lain di Asia.

Kebudayaan tradisional India memiliki hierarki sosial yang relatif ketat. Sejak usia dini, anak-anak diajari tentang peran, dan kedudukan mereka dalam masyarakat.[6] Tradisi ini diperkuat dengan kepercayaan kepada dewa-dewa, dan roh yang dianggap berperan penting, dan tak terpisahkan dari kehidupan mereka.[6] Dalam sistem kasta di India ditetapkan stratifikasi sosial, dan pembatasan dalam kehidupan sosial di anak benua India. Kelas-kelas sosial dibentuk oleh ribuan kelompok herediter yang mempraktikkan endogami, yang umum disebut jāti atau kasta.

Orang India sangat menghargai nilai-nilai kekeluargaan tradisional. Walaupun demikian, rumah-rumah di perkotaan sekarang lebih sering hanya didiami oleh keluarga inti. Hal ini disebabkan keterbatasan ekonomi, dan sosial untuk hidup bersama dalam sebuah keluarga besar. Di kawasan pedesaan masih umum dijumpai anggota keluarga dari tiga hingga empat generasi yang tinggal di bawah satu atap.[6] Masalah-masalah yang timbul dalam keluarga sering diselesaikan secara patriarkisme.[6] Mayoritas terbesar orang India menikah setelah dijodohkan oleh orang tua mereka atau anggota keluarga yang dituakan, namun dengan persetujuan pengantin pria, dan pengantin wanita.[7] Pernikahan dipandang sebagai ikatan seumur hidup,[7], dan angka perceraian sangat rendah.[8] Walaupun demikian, pernikahan dini masih merupakan tradisi yang umum.[9] Separuh dari populasi wanita India menikah sebelum mencapai usia 18 tahun yang merupakan usia dewasa menurut hukum.

Mayoritas penduduk di India beragama Hindu 80.46%, Islam 13.49%, Kristen 2.34%, Sikh 1.87%, dan sisanya Buddha 0.71%, Jain 0.41%, dan Yahudi. Sebagian besar hari libur di India merupakan hari raya keagamaan. Walaupun demikian, di India juga terdapat hari raya sekuler yang dirayakan tanpa memandang kasta, dan kepercayaan. Hari raya yang dikenal di seluruh India, misalnya Diwali, Ganesh Chaturthi, Ugadi, Thai Pongal, Holi, Onam, Vijayadasami, Durga Puja, Idul Fitri, Bakr-Id, Natal, Buddha Jayanti, dan Vaisakhi.[13] India memiliki tiga hari nasional. Selain itu, India memiliki hari raya lainnya. Jumlah hari libur resmi antara 9 hingga 12 hari bergantung kepada masing-masing negara bagian. Kehidupan beragama merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, dan bukan urusan pribadi.


ANALISIS :

            Integrasi sosial di Negara ini kurang baik. Karena seperti yang kita lihat pada artikel, di india terdapat kasta2 pada kehidupan bermasyarakatnya, sehingga akan sangat terlihat jelas kesenjangan2 yang terjadi pada kehidupan sosialnya, dan akan membatasi hak2 kasta tertentu sebagai manusia yang sama2 berperan sebagai penduduk di Negara tersebut yang nantinya akan memicu konflik antara penduduk disana. Dan untuk masalah keagamaan, disana terdapat beberapa agama yang dipeluk penduduknya seperti yang kita tahu. Dan mayoritasnya adalah pemeluk agama hindu. Namun meskipun mayoritasnya adalah Hindu, kita jarang mendengar isu2 diskriminasi maupun rasisme tentang agama di India yang akan membuat kita beranggapan bahwa toleransi dalam beragama disana cukup baik.

4.      SINGAPURA

Singapura (nama resmi: Republik Singapura) adalah sebuah negara pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer (85 mi) di utara khatulistiwa di Asia Tenggara. Negara ini terpisah dari Malaysia oleh Selat Johor di utara, dan dari Kepulauan Riau, Indonesia oleh Selat Singapura di selatan. Singapura adalah pusat keuangan terdepan keempat di dunia[4] dan sebuah kota dunia kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam perdagangan dan keuangan internasional. Pelabuhan Singapura adalah satu dari lima pelabuhan tersibuk di dunia.

Jumlah penduduk Singapura memiliki persentase warga asing tertinggi keenam di dunia. Sekitar 42% penduduk Singapura adalah warga asing dan mereka membentuk 50% sektor jasa di negara itu.[7][8] Kebanyakan berasal dari Cina, Malaysia, Filipina, Amerika Utara, TImur Tengah, Eropa, Australia, Bangladesh dan India. Negara ini merupakan yang terpadat kedua di dunia setelah Monako.[9] Menurut statistik pemerintah, jumlah penduduk Singapura pada 2009 sebanyak 4,99 juta jiwa, 3,73 juta jiwa di antaranya merupakan warga negara dan penduduk tetap Singapura (disebut "Singapore Residents"). Jumlah warga negara pada tahun 2009 adalah 3,2 juta jiwa.[81] Berbagai kelompok bahasa Cina membentuk 74,2% dari penduduk Singapura, Melayu 13,4%, India 9,2%, sementara Eurasia, Arab dan kelompok lain membentuk 3,2% dari populasi Singapura.

Pada 2008, tingkat kelahiran total hanya 1,28 anak setiap wanita, terendah ketiga di dunia dan di bawah batas 2,1 yang dibutuhkan untuk mengganti populasi pada masa depan.[81][82] Tahun 2008, 39.826 bayi lahir, dibandingkan dengan 37.600 bayi pada 2005. Jumlah ini belum cukup untuk mempertahankan pertumbuhan penduduk. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mendorong warga asing untuk pindah ke Singapura. Jumlah besar imigran ini telah mencegah populasi Singapura berkurang.[83]

Menurut statistik terbaru tahun 2010, tingkat kelahiran total penduduk Singapura mencapai tingkat 1,22 pada 2009. Tingkat kelahiran total penduduk Cina Singapura adalah 1,08, diikuti India 1,14 dan Melayu 1,82. Ringkat kelahiran Melayu Singapura ~70% lebih tinggi dari Cina dan India Singapura.[84]

Buddha 33% ,Kristen 18% ,Tanpa agama 17% ,Islam 15% ,Taoisme 11% ,Hindu     5.1% ,Lainnya 0.9%

Buddha adalah agama yang mendominasi Singapura, dengan 33% [85] dari penduduk negara ini menyatakan diri sebagai penganut agama tersebut pada sensus terakhir. Vihara dan pusat Dharma dari tiga tradisi besar Buddha (Theravada, Mahayana dan Vajrayana) dapat ditemukan di Singapura. Kebanyakan penganut Buddha di Singapura beretnis Tionghoa dan menganut tradisi Mahayana.[86]

Mahayana Cina merupakan bentuk Buddha yang paling dominan di Singapura dengan misionaris dari Taiwan dan Cina selama beberapa dasawarsa. Tetapi, Buddha Theravada Thailand mulai populer di antara masyarakat (tidak termasuk Cina) dalam dasawarsa terakhir. Soka Gakkai International, sebuah organisasi Buddha Jepang, dipraktikkan oleh banyak orang di Singapura, kebanyakan di antaranya keturunan Cina. Buddha Tibet juga perlahan-lahan masuk ke negara ini dalam beberapa tahun terakhir.[87]

Gedung Administratif Universitas Teknologi Nanyang, satu dari lima universitas negeri di Singapura
Bahasa Inggris adalah bahasa pengajar di seluruh sekolah di Singapura.

Siswa masuk sekolah dasar pada usia 7 tahun dan melanjutkan pendidikan selama enam tahun, pada akhir masa pendidikan mereka menjalani Primary School Leaving Examination (PSLE). Ada empat pelajaran di sekolah dasar, yaitu bahasa Inggris, matematika, sains, dan bahasa ibu. Semua pelajaran diajarkan dan diujikan dalam bahasa Inggris kecuali "bahasa ibu" yang diajarkan dan diujikan dalam bahasa Melayu, Mandarin (Cina) atau Tamil. Sementara "bahasa ibu" merujuk pada bahasa utama secara internasional, dalam sistem pendidikan Singapura sebutan ini digunakan untuk merujuk pada bahasa kedua atau tambahan karena bahasa Inggris adalah bahasa utama. Sekolah dasar negeri tidak membebankan biaya sekolah, tetapi bisa saja muncul biaya tak terduga.[88]

Setelah sekolah dasar, siswa masuk ke sekolah menengah selama empat hingga lima tahun. Ada banyak pelajaran yang ditawarkan di sekolah menengah, termasuk bahasa Inggris, bahasa ibu, geografi, sejarah, matematika dasar, matematika tingkat atas, kimia, fisika, biologi, bahasa Perancis dan bahasa Jepang.

Siswa rata-rata mempelajari tujuh sampai delapan pelajaran, tetapi sudah umum bagi siswa untuk mengambil lebih dari delapan pelajaran. Pada akhir sekolah menengah, siswa menjalani ujian Singapore-Cambridge GCE 'O' Level dan hasilnya menentukan jenis jalur pendidikan pasca-menengah yang akan mereka teruskan.[89] Biaya sekolah di kebanyakan sekolah menengah negeri dibulatkan sampai 5 SGD setelah disubsidi pemerintah.[90] Tetapi, ada sekolah-sekolah menengah swasta yang membebankan ratusan dolar untuk biaya sekolah setiap bulannya.

Tidak semua siswa masuk ke sekolah menengah. Banyak di antaranya yang meneruskan pendidikan ke institut pendidikan vokasi seperti Institute of Technical Education (ITE), tempat mereka lulus dengan sertifikat vokasi. Siswa lainnya meneruskan pendidikan ke Singapore Sports School atau sekolah dengan program terintegrasi sehingga mereka dapat melompati ujian Singapore-Cambridge GCE 'O' Level secara bersamaan.

Setelah ujian tingkat O pada usia sekitar 16 tahun, siswa secara normal masuk ke sebuah Junior College, Centralised Institute atau Polytechnic. Program di Junior College dan Centralised Institute mengarah pada ujian tingkat GCE A setelah dua atau tiga tahun.

Ada lima politeknik di Singapura, yaitu Singapore Polytechnic, Ngee Ann Polytechnic, Temasek Polytechnic, Nanyang Polytechnic dan Republic Polytechnic. Tidak seperti institusi di negara lain, politeknik di Singapura tidak memberi gelar. Mahasiswa politeknik lulus dengan diploma pada akhir tiga tahun kuliah.

Ada lima universitas negeri di Singapura - National University of Singapore, Nanyang Technological University, Singapore Management University, Singapore University of Technology and Design dan Singapore Institute of Technology. Pemerintah telah membangun lebih banyak universitas negeri dalam beberapa dasawarsa terakhir dengan harapan dapat menyediakan pendidikan tinggi untuk 30% dari setiap kelompok.[91][92] Mata kuliah di politeknik dan universitas diajarkan dalam bahasa Inggris.

Banyak universitas asing yang memiliki kampus di Singapura, yaitu INSEAD, Chicago Business School, New York University, University of Las Vegas, Technische Universität München, ESSEC dan lainnya.

ANALISIS :

            Integrasi sosial di Singapura dapat dikatan salah satu yang terbaik. Karena di Negara ini jarang sekali terlihat kesenjangan2 diantara masyarakatnya, kebijakan2 yang merata untuk penduduknya, dan juga sangat jarang atau bahkan tidak pernah terdengar isu2 diskriminasi maupun rasisme diantara penduduk2nya. Hal ini mungkin disebabkan karena masyarakat di Singapura dibekali oleh pendidikan yang tinggi sehingga masyarakatnya sulit terpancing isu2 yang dapat memecah belah mereka.

(sumber materi : wikipedia)